Kemarahan Seorang Istri

“INI TAS KERJAKU KAMU MASUKIN OPO MENEH???”

Begitulah sebuah pesan singkat yang cukup emosional dari istriku pada siang yang mendung itu.

“PASTI IKI ULAHMU!”

Dan dia pun mengirim sebuah foto.

yuwono-gusman-bekal-istri

Oh!

Iya. Itu kan emang aku yang masukin ke tasnya, tadi pagi-pagi setelah minum kopi dan cuci muka, sebagai tanda kasih sayang dan iseng.

“Iya, itu uang pendekar, buat kamu jajan hari ini”

“NGACOW!”

“Soalnya kalo pake duit kertas, takutnya duit gaib hasil penggandaan uang”

“NGACOOOWWW!”

“Wahahahaha”

“NAKAL BANGETTT!”

“Iya nakal banget”

“HAHAHAHA, DASAR!”

“Selain itu juga sayang banget”

“HAHAHAHAHAHAHA”

Dan begitulah kemarahan seorang istri berhasil ditaklukkan seorang suami.

Aku dan Dunia Otomotif

Itu adalah hari Sabtu yang masih merupakan bagian dari segenap jajaran long weekend di awal Mei 2016.
Pagi-pagi jam setengah delapan. Aku sudah berada di bengkel Auto2000 demi melakukan servis mobil.

FYI maksudnya bukan aku yang melakukan servis sendiri ya, tapi nyuruh masnya yang ada di bengkel. Kayak bos gitu lah aku, nyuruh-nyuruh. Tapi dengan sopan. Dan dengan uang. Lagian aku tidak menguasai ilmu mekanika kuantum, jadi sudah pasti tidak bisa nyervis mobil sendiri.

Kamu tau kan itu suka ada disuruh servis tiap mobilnya udah 10.000 km, 20.000 km, 30.000 km, dan seterusnya pokoknya kelipatan 10.000 km gitu lah.
Harus otomatis sadar dan menyerahkan diri dan mobil dan ongkos ke bengkel.
Maka menurut opiniku pribadi, harusnya nama bengkelnya diganti jadi Auto10000 aja, biar pas orang liat jadi keingat, oh, udah mau kelipatan 10.000 km, oh, udah harus servis.

Lanjutkan membaca

Menelaah Kecantikan Istri dari Sudut Pandang Agama

Jam digital di sudut kanan bawah layar laptop sudah menunjukkan pukul 2:31 pagi. Astaga.

Sudah ganti hari juga.

Ganti bulan juga.

Tapi kelakuan kita masih itu-itu saja, belum banyak berubah. Ya maklum lah manusia.

Anyway.

Itu tadi aku abis ngapain sih kok ini masih di depan laptop? Oya biasalah, ngurusin kerjaan dan bisnis dan ini itu. Sambil mendengarkan lagu-lagu masa kini semacam Steve Aoki, Calvin Harris, pokoknya yang masa kini lah. Pake headset tentu saja. Harus itu. Soalnya istri sudah tidur.

Lanjutkan membaca

2015

Rencananya ini mau ditulis pas 1 Januari 2015 kemarin, dalam rangka menyambut awal tahun.

Tapi waktu itu lagi apa sih ya aku? Udah lupa juga. Kayaknya sedang kecapean abis pesta pora duniawi malam tahun baru.

Dan tiba-tiba aja udah mau akhir Januari. Membuat tulisan ini jadi basi kalo dikasih judul semacam “Selamat Datang 2015” atau “Melangkah Tegap Menyongsong 2015” atau yang gitu-gitu lah.

Kamu merasa gitu juga kan?

Bahwa akhir-akhir ini kayaknya waktu berjalan cepat sekali. Mak wuss. Gitu.

Kata temenku sih itu karena kita hidup di kota besar yang sibuk. Jadi gak kerasa masih pagi tiba-tiba malem, masih Senin tiba-tiba Jumat, masih perawan tiba-tiba hamil. Lah…

Lanjutkan membaca

Ketika Menghibur Kekasih

Kekasihku itu, oh, sudah agak lama juga ya kita tidak membicarakan dia.

Maklumlah, gak baik kan ngomongin orang dari belakang. Itu doggy style namanya.

Anyway.

Seperti yang kita semua ketahui, kekasihku itu punya banyak kelebihan. Kalo gak gitu gak mungkin dia mau sama aku.

Selain cantik dan pintar dan kucintai, kelebihannya yang lain adalah dia orangnya pekerja keras. Ini terutama soal kerjaan ya.

Di hari Sabtu-Minggu yang seharusnya damai dan ceria pun seringnya dia masih ngerjain kerjaan kantor di kos. Sampai-sampai sang calon suami menjadi terbengkalai.

Tapi tak apa. Itu aku bisa memahami. Toh kalo dia kerja dengan baik kemudian gajinya naik, duitnya kan buat aku juga.

Muahahahahaha….

Lanjutkan membaca

Buat Yang Gak Sempet Nonton

Sori-sori.

Kemarin-kemarin lupa ngabarin juga.

Jadi aku yakin sebagian di antara kalian pasti ada yang gak sempet nonton ketika aku ditayangkan di salah satu saluran televisi nasional terkemuka di tanah air.

Yak, kalo begitu silahkan ini di-ciyee-in dan dikagumi.

syuting mata najwa

Ciyeeee….

Bagi kalian pembaca yang berakhlak rusak dan jarang beribadah, pasti pertanyaan pertama yang ada di kepala kalian adalah, “Itu tanganmu kok kayak megang apa gitu to Gus?” Huft. Pikiran kotor kok dipelihara terus to mas, mbak. Kapan majunya negara kita.

Lanjutkan membaca

Helm Basah dan Hal-hal Lainnya yang Ada di Kepalaku

Kemaren siang aku ada rapat, urusan bisnis di sekitar daerah Rasuna Said.

Karena rapatnya di dalam gedung, otomatis sepeda motor kebanggaanku si Belalang Tempur haruslah diparkir di luar, di tempat parkir itu. Iya, haruslah begitu. Lagian sepeda motor mana bisa masuk gedung dan lolos dari mesin metal detector di pintu masuknya sih. Pasti nanti bunyi alatnya. Kemudian “Eeeaaa… bawa apa eeaaa,” begitu nanti kata satpam yang jaganya.
Ya sudah, daripada menimbulkan hingar bingar yang tidak perlu biarlah ia di luar, di tempat parkir. Bagaikan pacar yang tidak diakui.

Dan kebetulan tempat parkirnya itu di outdoor.

Dan kebetulan kemaren siang di Jakarta hujan deras.

Dan kebetulan helmku yang aku kaitkan di jok motor itu dalam kondisi menghadap ke atas, ke langit. Itu karena aku tidak curiga sama sekali bahwa akan turun hujan. Asem.

Maka ia bagaikan tangan yang menengadah ke atas memohon berkat. Jadilah helmku itu tergenang air ketika aku pulang dari rapat sore kemarin. Byurrr. Segera kubuang airnya ke helm di motor sebelah. Bagi-bagi apes lah, supaya ia bisa segera menyalurkannya ke helm di sebelahnya juga.

Lanjutkan membaca

It’s Been A While

Iya.

Dua bulan lebih blog ini ga pernah diurusin dan dibiarin kosong melompong. Untung cuma blog. Coba kalo lahan tanah. Pasti sekarang uda ada gerobak ketoprak atau mie ayam nangkring di situ. Sama tukang es cappucino cincau. Sama preman satu yang jaga parkiran.

Ditambahin dua bulan lagi udah jadi foodcourt tuh.

Anyway.

Kalo mau dicari alasan kenapa lama gak nulis, sebenernya sih banyak. Sibuk lah, gak mood lah, gak ada inspirasi lah, dan lain-lain lah. Tapi ketahuilah hai kawan.  Orang sukses bukanlah orang yang mencari alasan atas kegagalan. Mereka adalah orang yang bekerja keras sehingga tidak ada alasan untuk gagal.

Silakan di-ciyee-in.

Ciyeeee….

(Eh beneran itu tadi kata-katanya ngarang sendiri lho. Udah pantes lah ya ngisi acara seminar-seminar gitu)

Maka dengan bermodalkan semangat itu, marilah sekarang aku mulai menulis lagi. Apalagi didukung dengan atmosfer minggu ini yang lagi santai-santainya akibat kombinasi tanggal merah di akhir Mei yang asoy itu. Jangan-jangan ini konspirasi Zionis-Yahudi-Illuminati kali ya, biar bangsa kita jadi malas-malasan. Atau bisa jadi karena ada orang yang nyogok tukang kalendernya, biar dikasih hari libur semacam ini.

Anyway.

Sebagai penutup ini aku kasih gambar. Lumayan bisa buat wallpaper komputer kalian.

godzillove

See you around.

 

Langit Kotaku Tak Lagi Biru

Pernah kena semburan asap bajaj atau metromini dan merasa tidak nyaman? Bayangin satu kota kena kayak gitu (or even worse).
Seriously, this is sad 😦

liandamarta.com

Situasi udara di Pekanbaru dan beberapa wilayah di Riau semakin parah. Kabut asap semakin pekat. Dan sudah beberapa hari terakhir status di papan ISPU selalu berganti-ganti menunjukkan kondisi Berbahaya dan Sangat Tidak Sehat.

Langit Pekanbaru tak lagi biru seperti ini :

DSC04850

Foto ini saya ambil saat melakukan perjalanan udara dari Pekanbaru menuju Jogja, Jum’at 7 Maret 2014 lalu saat pesawat berhasil menembus kabut asap yang sangat tebal. Jika diperhatikan, di antara awan putih terdapat kabut asap yang berwarna abu-abu butek yang biasa kami lihat sehari-hari. 😦

Langit Pekanbaru dan beberapa wilayah di Indonesia, kini sudah berubah warna. Menguning. Yang jika difoto seolah menggunakan filter sepia. No, ini no filter, teman. Inilah kondisi langit yang harus kami lihat selama beberapa hari terakhir. Langit berwarna kuning yang jika udaranya dihirup, tercium bau amoniak yang sangat kuat. Penuh racun.

DSC05349Langit Pekanbaru menguning. No filter. Kamis, 13 Maret 2014 jam 16.35 wib

DSC05348Langit…

Lihat pos aslinya 173 kata lagi