o-KTP

“Oya, e-KTPmu udah jadi nih. KTP yang lama difotokopi dulu, trus asline dikirim ke sini yo,” itu mami telepon aku dari Semarang, “Nanti e-KTPmu tak ambilin di kelurahan.”

“Lho mosok boleh diambilin tho?” tanyaku.

Soalnya setauku emang harus ngambil sendiri. Kemarin aja temen kantorku yang aslinya dari Surabaya bela-belain mudik demi ngambil e-KTP doang.

Itu baru Surabaya. Bayangin aja kalo dia rumahnya di Merauke, trus mesti balik ngambil e-KTP di sana. Bisa-bisa saking jauhnya, pas nyampe kantor kelurahan di Merauke dia keburu udah pindah agama. Ngurus ganti data lagi deh jadinya.

“Boleh diambilin kok katane,” jawab mami.

“Lho kok iso?”

Pokoke iso!

Inilah jawaban pamungkas seorang mami.

Oke mami.

Maka sebagaimana anak berbakti, kukirimkan KTP lamaku ke Semarang sesuai instruksi mami. Biar cepet nyampe, kirimnya pake JNE yang layanan YES (Yamungkin Yakin Esok Sampai).

By the way, setelah dipikir-pikir KTP lama itu bentuknya gak berwibawa banget ya. Cuma sekedar kertas dilaminating, semacam kartu anggota persewaan VCD. Padahal dia kan kartu identitas resmi kita sebagai penduduk Indonesia. Entah apa yang ada di pikiran pemerintah saat itu. Pantesan banyak dipalsu.

inilah KTP lama

Sedangkan kalo kata wikipedia, e-KTP atau KTP elektronik yang baru ini adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi.

Oh, pantesan bikinnya lama. Ternyata hi-tech gini barangnya. Baguslah, jadinya bisa dibanggain dan dipamerin ke warga negara lain, ini lho KTP Indonesia, ada elektroniknya. Aku pun jadi deg-deg-an menunggu datangnya e-KTP ku. Seperti apakah wujudnya?

Mungkinkah seperti ini?

eKTP ver 1

e-KTP (versi 1)

Nah kalo ini, pas si petugas kelurahan mau liat data kita, tinggal nyolokin e-KTP ke alat pembacanya — sebut saja e-KTPad. Trus nantinya fotokopi KTP juga udah gak perlu lagi. Mau apa-apa tinggal copy-paste data dari e-KTP ini. Cukup paperless juga kan.

Atau mungkin kayak gini.

eKTP ver 2

e-KTP (versi 2)

Jadi nanti pas ditanya petugas “Perlihatkan data dirimu anak muda!”, tinggal ceklik, syuuuu, keluarlah hologram biodata kita di udara. Kalo beneran kayak gini keren sih. Bisa buat pas mati lampu juga. Tapi mungkin boros batere.

Hmm, atau bisa jadi kayak gini.

eKTP ver 3

e-KTP (versi 3)

Kalo yang ini pake suara. Tinggal pencet play, nanti e-KTPnya akan membacakan data diri kita diiringi jingle yang catchy seperti Sari Roti. Teroret tet tot tet tot. Oya mungkin ini agak susah karena gak ada fotonya. Ya palingan fotonya dideskripsikan juga pake kata-kata sama si e-KTP, misal, “Yuwono ini orangnya lumayan ganteng, bro”.

Teroret tet tot tet tot.

Oh.

Akhirnya tibalah juga e-KTP ku yang dikirim oleh mami dari Semarang.

Apakah sesuai bayanganku? Ataukah lebih keren lagi?

Jreeeeng….

eKTP

wujud asli e-KTP

…………..

Ini… apanya yang elektronik coba?

Kalo dipamerin ke warga negara lain juga palingan reaksi mereka, “Oooh.. KTP”

………..

Ya sudahlah. Setidaknya udah lebih bagusan daripada kartu anggota persewaan VCD.

Iklan

10 pemikiran pada “o-KTP

  1. Kui chip e tertanam nang njero jon…
    Suk tak buat ke chip ktp sing tertanam nang otak…
    Please make a guzman crazy picture idea first bout it… Probably I can make it real…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s